Sungguh aku begitu cemburu, air mata ini pun tak kuasa tertahan di kelopak mataku. kado terindah yg begitu luar biasa bagi seorang wanita. Semoga suatu saat diriku pun mendapatkannya
Puisi ini ditulis oleh seorang sahabat kepada istri tercintanya sbg hadiah ultah
Limbukan, 27 tahun silam…
Mungkin bagi sebagian orang itu hari biasa,
tapi hari itu hari yang beda bagiku..
Hari dimana kelak akan menentukan hidupku..
Hari dimana kelak akan mempengaruhi hidupku..
Hari dimana akan mendampingi hidupku..
Ya, hari itu hari sabtu…
9 Safar 1405…
Seorang bayi perempuan telah lahir kedunia
Itu dulu 27 tahun silam,
Tapi hari itu tetap saja hari yang mementukan hidupku
karena bayi perempuan itu ternyata bayi yang kelak jadi istri tersayangku…
Siapa sangka…
Ya siapa sangka..
Istri dari diriku, Umi dari anak-anak ku…
Siapa perempuan itu?
Ya dia yang membuat diri ini tegar,
Ya memang dia yang menjadikan diri ini tetap semangat
Yang memberikan pandangan ketika diri ini keras dalam salah
Yang memberi kecerahan ketika hati ini gundah dan gelisah
Ya memang dia,
Perempuan yang masih tetap membuatku…
…tersenyum dan tertawa
…dikala hidupku terus diburu waktu
…dikala hidupku penuh dengan deadline
Ah, tidak bisa kubayangkan aku tanpa dia disisiku saat ini…
Jika terus dan terus kuingat…
Tak akan berhenti rasanya diri ini untuk panjatkan rasa syukur..
Alhamdulillah, sungguh segala puji dan syukur untuk Allah
Atas karunianya yang begitu indah ini…
Lalu siapa dia? Siapa dia yang dari tadi memenuhi tulisanku ini
UMI..
Begitu dia kupanggil, panggilan kesayanganku untuknya..
Panggilan yang mengingatkannya akan kemuliaan dirinya..
Dan panggilan yang kusuguhkan untuk ibu dari anak-anakku..
Ya, Allah.. kupanjatkan doa ini pada-Mu,
bahagiakanlah dia, karuniakanlah dia dengan kebaikan-Mu
Kabulkan keinginannya, dan karuniakanlah darinya
Anak-anak sholeh dan sholehah,
Jogja, 3 November 2011,
Ya itu hari ini.. hari dimana sajak ini kutulis,
sajak pertama, dari sajak terakhirku 7 tahun lalu..
Sajak yang kupersembahkan untuk kekasihku..
[...............],>> nama istrinya
Ya, aku malu.. tapi aku katakan aku begitu jatuh cinta padamu..
Selamat ulang tahun kekasihku, selamat ulang tahun Umi [........]
Semoga kebaikan selalu ada disisimu…
Abi titip kado ya mi,
kado yang abi yakin tidak semua suami bisa menghadirkannya…
“detak jantung”…
Ya jagalah dia ya mi, jagalah dedek [........]…
Walaupun tugas berat di semester ke-3 ini tapi yakinlah umi bisa…
Doa dari Abi dan [.....]…
Again, Love you Umi..
Kami menyayangi mu.. Abi, [......], dan dedek [.....]..