Pernahkah kau merasa hatimu hampa..
Pernahkah kau merasa..hatimu kosong..
(copas liricnya ungu, hehe..)
Pernahkah kau merasa hatimu hampa..
Pernahkah kau merasa..hatimu kosong..
(copas liricnya ungu, hehe..)
Alhamdulillah…blogku balik lagi, hehe setelah hampir sebulan disuspend akibat daku tak mampu membayar perpanjangan domain blog ini, hehe..sukur sukur sekarang dah bisa digunaan lagi
Ya Alloh..Tuhan Penguasa Langit dan Bumi..
Aku ingin bercerita pada-Mu atas apa yang kurasakan..
Tuhanku ya Rabb..salahkah hamba jika hamba mencintai lelaki lain selain suami hamba dalam hidup ini??
Bahkan cinta hamba pada lelaki ini lebih besar dibandingkan cinta hamba pada suami??
dia hamba kenal sebelum hamba kenal suami hamba..dia hamba cinta lebih dulu daripada hamba mencintai suami hamba..bahkan setelah hamba menikah dengan suami hamba..hamba malah makin cinta sama laki-laki ini ya Alloh..ampuni hamba..jika ini salah
Hamba merindunya tiap saat dan tiap waktu..dalam dentingan waktu..dalam helaan nafas..dalam tiap langkah
Jika hamba menyebut namanya..bergetarlah seluruh raga..merindu ingin segera berjumpa dengannya..sungguh rasa ini begitu kuat..
Hamba memang sangat menyayangi suami hamba..tapi sayang hamba pada laki-laki ini lebih besar..
Hamba mencintai merindui..suami hamba, tapi cinta dan rindu ini lebih besar untuk laki-laki ini..
Allohu Rabb..Sang Pemilik Cinta..
Tapi hamba sama sekali tidak merasa bersalah pada suami hamba..dengan mencintai laki-laki ini, bahkan hamba senantiasa berdoa pada-Mu suapaya tidak menghilangkan rasa cinta ini pada laki-laki yang begitu istimewa..kesederhanaannya..kasih sayangnya..kelemahlembutannya..keluarbiasaannya sebagai seorang makhluk telah meluluhkan hati hamba..sehingga hamba tak kuasa menolak ketika rasa cinta ini datang..hamba makin cinta..hamba makin rindu padanya..karena hamba tahu..dia adalah orang yang memang pantas untuk diberikan cinta dan rindu lebih dari kepada sesiapapun..karena dia insan yang mulia..karena dia adalah kanjeng Rosul SAW..junjungan kita..^_^
Istri Idaman itu…
>> Yang bisa ngurus diri setiap waktu, berdandan..memperhatikan urusan kecantikan, coz urusan rumah tangga sudah sepenuhnya diberikan pada pembantu..
>> Selalu berpenampilan smart, sekolah yang tinggi biar dapet kerjaan yang waah dan anak diberikan pada pengasuh
>> Selalu stay tune in berita n status FB, twiter..cuap cuap di YM bersama kawan2..coz hanya tinggal itu kerjaannya..
>> Yang senantiasa menemani suami dan mengurus suami..dan minta untuk selalu bisa jalan-jalan n shoping
>> Yang senantiasa minta dibelikan barang2 elektronik terupdate (exp HP, laptop, dll untuk menunjang aktivitas sebagai istri idaman)
>> Yang senantiasa selalu tersenyum, karena tidak pernah pusing dengan uang belanjaan
>> Yang senantiasa bugar dan segar karena tak pernah mengurus baby yang sedang kehausan mimik dan makan..
>> Yang senantiasa bahagia, karena tak perlu nulis tulisan kayak gini
Ach..klo kriteria istri idaman kayak gitu..mau dunk..enak kayaknya ga usah capek!!
But..apakah kita kemudian rela sebagian besar ladang pahala kita kemudian beralih pada pembantu dan pengasuh?? Lelah dan peluh..bukankah jika kita ikhlas akan menjadi saksi kita untuk menolong kita dari azab-Nya?? Lupakakah kita pada Fatimah istri Ali, puteri kesayangan Nabi SAW?? Fatimah pun berpeluh ketika mengurus rumahtangganya..sendirian pula mengerjakan semuanya..hingga akhirnya fatimah minta dicarikan pembantu pada ayahnya..tapi apa yang kemudian diberikan Rosul padanya?? apakah pembantu untuk meringankan dan melenakan dia dari tugas?? TIDAK!! tapi sebuah untaian doa untuknya..Subhanallah..Allahu Akbar..semoga kita bisa lebih menikmati menjadi seorang istri dan ibu..meski dunia tak menghargai profesi kita..lillahi ta’ala..ikhlas karena-Nya, insya Alloh DIA tak akan lupa menghadiahi kita syurga..meski tak pernah mendapatkan ucapan terimakasih..meski selalu dimarahi karena terlihat tidak sempurna..meski dipandang rendah dan lebih dibanggakan istri lain yang seperti kriteria istri idaman di atas..maju terus..pantang mundur..insya Alloh..
Alhamdulillah…barang kesayangankuw ketemu..waaahhh ini berkat do’anya si A..doa dia emang luar biasa..terimakasih A!!! GlekK!!! terasa ada hujaman palu di hati..hm..benarkah berkat doanya? bukan berkat doaku?? padahal semenjak kau beritahu kalo barangmu hilang..tak elat aku senantiasa berdoa semoga barangmu segera ditemukan, bahkan tadi pagi aku berdoa pada-Nya semoga hari ini adalah hari terakhir pencarian atas barangmu..namun aku memang tak pernah mau ngomong kalo aku juga berdoa untukmu, bahkan mungkin lebih sering dari doa A..tapi apakah perlu aku protes?? kurasa tidak..biarlah hanya Alloh yang tahu doaku..biarlah tak pernah ada ucapan terimakasih atas doa-doaku..karena sejatinya..doa untuk orang lain harus disampaikan dengan ikhlas hanya pada-Nya, dan tak perlu disampaikan pada orang lain..
Yang terpenting adalah..barangmu sudah ketemu, alhamdulillah..ku lihat engkau tersenyum merupakan suatu kebahagian tersendiri..terimakasih ya Alloh Kau telah mengabulkan doa si A..doa si B, C, D,…dan doaku..
Kadang kita senang berandai-andai ketika kita mengalami suatu peristiwa tidak mengenakan akibat suatu keputusan masa yang tlah berlalu, yang kita putuskan mungkin dalam keadaan tidak sadar..tidak fit 100%, tidak dalam keadaan normal..dan dalam keadaan tertekan.
Andai saja dulu aku memilih A…tidak memilih B,C,D…mungkin tak begini..
Andai saja dulu aku tak melakukan ini, mungkin saat ini kondisiku tak begini…
Andai dulu lebih berani berbicara mungkin aku takkan menderita..
Andai aku begini tak begitu..mungkin aku..mungkin aku..
dan andai andai lainnya yang muncul dalam benak saat kita merasa kecewa..penyesalan yang datang di akhir, hingga kita lupa ada nikmat yang begitu besar dibalik penyesalan kita..ada segudang hikmah yang bisa dipetik..dan ada sejuta senyum dari “derita” yang seolah kita alami, bahwa ada DIA yang tak mungkin salah menjodohkan apapun, termasuk qodlo kita, Bukankah DIA tidak dzolim terhadap hamba-Nya? Memang benar apa yang kita alami saat ini merupakan pilihan hidup yang kita pilih, namun dengan menerima secara ikhlas, dan senantiasa berusaha memperbaiki jika da kesalahan..serta tidak lupa senantiasa bertobat atas segala salah yang telah kita lakukan, bukankah itu lebih bermakna, daripada sejatinya selalu menyesali sesuatu yang telah terjadi?? bukankah dengan senantiasa menyesali menjerumuskan kita pada kufur nikmat??
lupakah kita pada firman-Ny
Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan?” (Ar-Rahman)
Maka..marilah tetap optimis melihat suatu “derita” atas suatu keputusan2 di masa lalu, sesal boleh ada tapi bukan untuk selalu diratapi sebagai suatu masalah terbesar..hidup tetap berlanjut, dengan kitatau tanpa kita..semua pilihan kita pada akhirnya
Coba deh kamu begini…
hmm..kayaknya kalo kamu begini lebih bagus..
Masa gitu aja ga bisa? itu mudahkan?
Lama amat ngerjainnya gitu ajah ampe sejam..
Ga malu po sama penampilanmu yang kacau balau??
Coba deh kamu pakai ini..pakai itu…coba kamu seperti ini..seperti itu..
Lihat, dia ajah bisa..kerenkan dia??
Waah hebat si dia, kok kamu ga hebat siih??
kamu tuh banyak kurangnya, kasian bangget seeehhh
berusaha dunk sendiri, orang lain juga bisa hebat…
waahh payah kamu..
Dah akhirnya….
Sebesar apapun pengorbananmu untuk berubah menjadi baik, akan selalu dipandang serba kurang dan sebelah mata..
satu pepatah untukmu
“rumput tetangga memang selalu lebih baik dimata qt, karena yg kita lihat hanya keindahannya”

Alhamdulillah…
Anakku telah kembali..kembali ceria lagi..ehee setelah hampir seminggu kehilangan senyum simpulnya akibat sakit..kerjaannya hampir tiap waktu nangis n nangis..sampai berat badannya turun beberapa ons..owh faithkuw diet. Namun sekarang..dia telah kembali, CERIA dan penuh dengan senyum simpul dan tertawa..ooo faithkuw love so much..anak yang sumeh (cap org lain saat melihat dia, coz faithku emang akan dengan ikhlas memberikan senyumnya kepada semua orang, termasuk pada org yang pertama kali dia lihat)
Padahal yaa klo dilakoni juga ga bakalan ga bakalan ngabisin waktu 5 menitan
, but kalo mau njalanin adaaa sz alesannya..aduh tanggung nie kerjaan belum selesai..ini kan dalam perjalanan jadi yaa maklum sholatnya telat..ini lagi ngurusin anak, waaahhh saya kan lg rapat buat ngurusin ummat..jadi sholatnya bisa diundur (padahal sebenarnya masih bisa diusahakan untuk sholat tepat waktu)..hmmm..saya..saya..saya..seribu alasan lainnya yang seolah bener. Tahukah kawan..para sahabat dalam keadaan sesulit apapun selalu berusaha sholat tepat waktu dan tak pernah meremehkan sholat sedikitpun…karena mereka begitu faham dengan sabda Nabi berikut ini
“Pertama kali yang akan dihisab pada hari kiamat dari seorang hamba adalah shalat. Jika shalatnya baik, maka baik pula seluruh amalannya, jika jelek maka jelek pula seluruh amalannya.”
“Pokok segala urusan adalah Islam, tiangnya adalah sholat dan puncaknya adalah jihad.”
“Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat Wustso. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyuk. Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka shalatlah sambil berjalan atau berkendaraan. Kemudian apabila kamu telah aman, maka sebutlah Allah (shalatlah), sebagaimana Allah telah mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.” [QS.al-Baqarah/2:238-239]
Alasan pekerjaan?? Buaknkah yang ngasih pekerjaan itu Alloh??
Alasan anak ?? Bukankah anak itu amanah dr Alloh??
Alasan rapatin untuk ummat?? Bukankah itu juga urusan Alloh..lantas kenapa yg di dahulukan itu seruan selain Alloh terlebih dahulu?? baru seruan Alloh (sholat-red) dilaksanakan kemudian..ach pusing ane.
Aku tak pernah melihat raut mukanya yang cemberut..tiap kali berjumpa pasti deretan giginya terlihat karena tulusnya sebuah senyuman..melihatnya hilanglah penat di benakku..sungguh dia adalah satu2nya yang ku kenal selalu berwajah ceria. LUAR BIASA..melihatnya sekejap ku lupakan dunia yg penat,
. Kata suamikuw..dia memang orang yang senantiasa selalu berpositif thinking..waaahhh hebat. Dia adalah seseorang yang mungkin dianggap biasa oleh orang lain, namun buatkuw dia adalh sebuah inspiration..dia bisa selalu tersenyum, kenapa aku tidak?? yakin klo dia juga punya masalah..but gimana cara menejnya supaya senantiasa tersenyum..dia senantiasa positif thinking, siapa dia??
Dia adalah penjaga parkir warnet “ANGKASA” yang terleyak di mBantul, Jogja..namanya (ehee..aku tidak tahu..gubrakz..)
Pernah satu kali aku hampir dibuatnya guling2 karena menahan tawa. Kulihat dia begitu sangat kerenz dengan headset di telinganya..(nie yang biasa dipakai sama anak2 gaul gituh looo, sambil pakae kaca mata gaul pula..n bener2 terlihat gaul, hehe versi dia>> dianya bilang gituh)..keluar dr warnet kulihat dia langsung unjuk gigi dan tersenyum tulus seperti biasanya..namun kali ini aku rada kaget dengan penampilannya yg “beda” dan menggelitikku untuk bertanya “Waah mas, klo pakai headset kayak gitu ntar klo ada orang yg mau diparkirkan ga denger dunk?” tanyaku, dan jawabannya begitu di luar dugaankuw ” ini cuma ngapusi kok mba” hehe sambilnyengir puas..n memperlihatkan klo headsetnya itu kabelnya ternyata tidak terpasang pada apapun..hanya sebagai hiasan..HAHA..sontak aku tertawa terbahak2..ono ono wae si mas ini..haha..any way..hidup emang indah klo kita mendahulukan positif thinking..hehe (but tetep mesti ada aturannya…dalam positif thinking pula)